Jumat, 20 September 2013

Metode kanguru



Metode kanguru atau perawatan bayi lekat ditemukan sejak tahun
1983, sangat bermanfaat untuk merawat berat bayi lahir rendah baik selama perawatan di rumah sakit ataupun di rumah (Surviana, 2005).
Perawatan bayi lekat yang kerap disebut kangaroo mother care sebenarnya sudah banyak dibicarakan di masyarakat. Metode ini diperkenalkan pertama kali oleh Rey dan Martinez dari Bogota, Kolombia, dan merupakan metode perawatan berat bayilahir rendah yang diilhami oleh cara ibu kanguru merawat anaknya (Efar, 2008).

Metode kanguru adalah perawatan bayi seperti bayi kanguru berada dalam kantung kanguru selama diperlukan, dengan bayi berada dalam dekapan ibu, sehingga mendapatkan sumber panas alami, terus menerus langsung dari kulit ibu ke kulit bayi dan mendapatkan kehangatan udara dalam kantung atau baju ibu (Yanuarso, 2007).

Metode ini mampu memenuhi kebutuhan asasi bayi baru lahir dengan menyediakan situasi dan kondisi yang mirip dengan rahim ibu.Sehingga memberi peluang untuk dapat beradaptasi baik dengan dunia luar. Perawatan metode kanguru ini telah terbukti dapat menghasilkan pengaturan suhu tubuh yang efektif dan lama serta denyut nadi dan pernafasan yang stabil pada bayi (Usman,2008).

Berat bayi lahir rendah umumnya akan diletakkan kedalam inkubator agar suhu tubuhnya tetap normal serta diberi bantuan oksigen untuk pernafasan. Selain inkubator suhu tubuh bayi dapat dipertahankan kehangatannya dengan cara metode kanguru. Dulu metode ini dianggap hanya orang miskin  karena kalau orang kaya diletakkan diletakkan diinkubator, tapi berdasarkan pengalaman, hasilnya malah lebih efektif metode kanguru (Rahmi, 2008)

Banyak bayi yang mengalami hipotermi merupakan salah satu penyebab kematian dan kesakitan  berat bayi lahir rendah dinegara-negara beriklim subtropics.Adaptasi fisiologis pada kehidupan luar mempersulit berat bayi lahir rendahuntuk menjaga suhu tubuhnya bahkan dinegara beriklim panas.Dalam suatu studi yang dilaksanakan di Kuala Lumpur dilaporkan bahwa suhu tubuh bayi baru lahir turun secara bermakna dalam 15 menit pertama setelah persalinan (Remand An shala, 2001).

Cara mudah untuk mencegah kehilangan panas pada berat bayi lahir rendah  adalah dengan menjaga suhu ruangan tetap hangat pada suhu 25 derjat celcius atau lebih, mengeringkan bayi dengan handuk atau kain yang hangat dan membungkus tubuh bayi dengan kain hangat (bukan kain yang digunakan untuk mengeringkan bayi) terutama bagian kepalanya untuk mencegah kehilngan panas.

Selanjutnya bayi segera diberikan pada ibu untuk didekap ketubuh ibu, dengan menempelkan bayi ke dada ibu secara langsung dan menyelimuti ibu bersama bayinya merupakan cara yang efektif untuk mencegah kehilangan panas pada berat bayi lahir rendah (Bergman dan Jurisco 1994 de Leeuw, Colin dkk, 2001).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar