Metode kanguru atau
perawatan bayi lekat ditemukan sejak tahun
1983, sangat bermanfaat untuk
merawat berat bayi
lahir rendah baik selama perawatan
di rumah sakit ataupun di rumah (Surviana, 2005).
Perawatan bayi lekat
yang kerap disebut kangaroo mother care
sebenarnya sudah banyak dibicarakan di masyarakat. Metode ini diperkenalkan
pertama kali oleh Rey dan Martinez dari Bogota, Kolombia, dan merupakan metode
perawatan berat bayilahir rendah yang diilhami oleh cara ibu kanguru
merawat anaknya (Efar, 2008).
Metode kanguru adalah perawatan bayi seperti bayi kanguru
berada dalam kantung kanguru selama diperlukan, dengan bayi berada dalam
dekapan ibu, sehingga mendapatkan sumber panas alami, terus menerus langsung
dari kulit ibu ke kulit bayi dan mendapatkan kehangatan udara dalam kantung
atau baju ibu (Yanuarso, 2007).
Metode ini mampu
memenuhi kebutuhan asasi bayi baru lahir dengan menyediakan situasi dan kondisi
yang mirip dengan rahim ibu.Sehingga memberi peluang untuk dapat beradaptasi
baik dengan dunia luar. Perawatan metode kanguru ini telah terbukti dapat
menghasilkan pengaturan suhu tubuh yang efektif dan lama serta denyut nadi dan
pernafasan yang stabil pada bayi (Usman,2008).
Berat
bayi lahir rendah umumnya akan diletakkan kedalam inkubator agar suhu tubuhnya
tetap normal serta diberi bantuan oksigen untuk pernafasan. Selain inkubator
suhu tubuh bayi dapat dipertahankan kehangatannya dengan cara metode kanguru.
Dulu metode ini dianggap hanya orang miskin
karena kalau orang kaya diletakkan diletakkan diinkubator, tapi
berdasarkan pengalaman, hasilnya malah lebih efektif metode kanguru (Rahmi,
2008)
Banyak bayi yang
mengalami hipotermi
merupakan salah satu penyebab kematian dan kesakitan berat bayi lahir
rendah dinegara-negara beriklim subtropics.Adaptasi fisiologis pada
kehidupan luar mempersulit berat
bayi lahir rendahuntuk menjaga suhu
tubuhnya bahkan dinegara beriklim panas.Dalam suatu studi yang dilaksanakan di
Kuala Lumpur dilaporkan bahwa suhu tubuh bayi baru lahir turun secara bermakna dalam 15 menit
pertama setelah persalinan (Remand An shala, 2001).
Cara mudah untuk
mencegah kehilangan panas pada berat
bayi lahir rendah adalah dengan menjaga suhu ruangan tetap
hangat pada suhu 25 derjat celcius atau lebih, mengeringkan bayi dengan handuk
atau kain yang hangat dan membungkus tubuh bayi dengan kain hangat (bukan kain
yang digunakan untuk mengeringkan bayi) terutama bagian kepalanya untuk
mencegah kehilngan panas.
Selanjutnya
bayi segera diberikan pada ibu untuk didekap ketubuh ibu, dengan menempelkan
bayi ke dada ibu secara langsung dan menyelimuti ibu bersama bayinya merupakan
cara yang efektif untuk mencegah kehilangan panas pada berat bayi lahir rendah (Bergman dan Jurisco 1994 de Leeuw,
Colin dkk, 2001).
